DPRD Lutim tutup tahun sidang 2015/2016, Amran sampaikan kilas balik

0
33

Paripurna dalam rangka dengar Pendapat Akhir Kepala Daerah terhadap Ranperda Kabupaten Luwu Timur Tentang Pertanggung jawaban Pelaksanaan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2015, Penyerahan Ranperda Tahap II dan ranperda diluar propemperda sekaligus Penyerahan Rancangan KUA Dan PPAS Perubahan Tahun Anggaran 2016 sekaligus Pembentukan Pansus Serta Penutupan Masa Sidang Ke III Tahun Sidang 2016 diselenggarakan oleh DPRD Luwu Timur, jumat (02/09/2016) pukul 14.00 Wita.

Agenda tersebut dihadiri Bupati Lutim H.M. Thoriq Husler, Wabup Irwan Bachri Syam, Sekda Bahri Suli, Wakapolres, Seluruh Anggota DPRD Lutim, hingga Jajaran kepala SKPD dan Seluruh Kepala Desa serta dipimpin Ketua DPRD Amran Syam didampingi Wakil Ketua I H.M.Siddiq BM dan Wakil Ketua II Aris Situmorang.

Dalam kesempatan tersebut Amran mengatakan bahwa Program dan Kegiatan DPRD Luwu Timur selama masa tahun sidang adalah sebagai bentuk pertanggung jawaban politik lembaga negara dan pertanggung jawaban moral terhadap konstituen dan masyarakat luwu timur.
Lanjutnya, tiga Fungsi DPRD yakni pengawasan, legislasi dan anggaran dalam kurun tahun sidang 2015/2016 telah melakukan banyak rapat-rapat. “kilas balik DPRD selama masa tahun sidang 2015/2016, kami banyak di rapat komisi” ujarnya.

“Dalam fungsi pengawasan kami telah melakukan rapat-rapat antara lain: 162 kali rapat-rapat komisi dan rapat menerima aspirasi dan sosialisasi 13 kali, Rapat Paripurna 20 kali, Rapat Paripurna Istimewa 2 Kali, rapat badan musyawarah 19 kali, rapat pimpinan 10 kali, rapat bapemperda 17 kali, 32 kali rapat badan anggaran untuk 3 tahapan pembahasan APBD.” rinci legislator Golkar kelahiran Pinrang, Sulsel itu.

Sementara Keputusan yang dilakukan DPRD kata Amran yakni sebanyak 16 kali keputusan, keputusan badan musyawarah sebanyak19 kali dan berita acara persetujuan bersama Kepala daerah dan DPRD sebanyak 7 kali. Dari bidang legislasi DPRD dan Pemda Luwu Timur telah menetapkan 28 Peraturan Daerah dan 2 ranperda yang tidak disetujui.

Ditambahkannya, dari fungsi anggaran DPRD Luwu Timur melalui Badan Anggaran selalu mengedepankan alokasi belanja modal dan belanja langsung jauh lebih besar porsinya dibandingkan belanja tidak langsung atau belanja aparatur. “Struktur APBD Luwu Timur selalu berpihak pada kepentingan dan peningkatan taraf hidup masyarakat,” Cetusnya.

Tinggalkan Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here