Komisi I DPRD Lutim Akan Konsultasikan Nasib Ratusan Honorer K2

0
34

Pernyataan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara Reformasi dan Birokrasi (PAN-RB), Yuddy Chrisnandi, yang menolak mengangkat honorer kategori dua (K2) menjadi CPNS, memantik kegaduhan di daerah. Berdasarkan data dari Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Daerah (BKPPD) Luwu Timur, jumlah honorer K2 di daerah ini tercatat 898 orang. Dari jumlah itu, 891 yang sempat mengikuti tes tahun 2013 lalu dan lulus sebanyak 403 orang. “ Masih ada sekitar 488 orang yang belum lulus dalam tes tahun 2013 menunggu kepastian dan kebijakan dari Pusat,” ungkap Noviya Syahriani Syam, Plt kepala BKPPD Luwu Timur, usai rapat dengar pendapat dengan komisi 1 DPRD Luwu Timur, Kamis (28/01/2016) siang tadi.

Sedangkan ketua komisi 1 DPRD Luwu Timur, Tugiat mengatakan hasil rapat hari ini akan dikonsultasikan pihaknya kepada Kementerian PAN-RB di Jakarta. “ Dalam rapat tadi, kami mendengarkan dan mendapat penjelasan mengenai nasib honorer K2 di daerah ini. Masalah ini akan kami konsultasikan sekaligus mempertanyakan kepada Kementerian PAN-RB di Jakarta pada Februari mendatang,”:imbuh Tugiat yang juga ketua DPD Nasdem Luwu Timur.

Dalam rapat kerja dengan komisi II DPR tanggal 20 Januari 2016 lalu, Menteri Yuddy Chrisnandi secara tegas menolak pengangkatan honorer k2 menjadi CPNS dengan alasan kemampuan fiskal Negara yang tidak memenuhi target. “ Keputusan tidak populis ini terpaksa ditempuh karena saya tak ingin menambah beban Negara dengan rekruitmen CPNS baru. Selain itu, tidak ada aturan hukum mengangkat honorer K2 menjadi CPNS,” tegas Yuddy seperti dilansir JPNN.

Tinggalkan Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here