Kontraktor Curhat Soal Tender, DPRD Janji Pertemukan Dengan ULP

0
56

Pimpinan Managemen Sanagi Group Indonesia, Erwin R Sandi mendatangi
gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Luwu Timur, Rabu 20 Juli
kemarin.

Kedatangan itu dalam rangka mengadukan kinerja Unit Layanan Pengadaan
Barang dan Jasa kabupaten Luwu Timur yang dinilai proses pelelangan
tidak sesuai prosedur.

Salah satu yang diadukan itu yakni adanya perusahaan yang sudah
dimenangkan Pokja namun kembali digagalkan karena tidak melampirkan
surat dukungan dari bank.

Erwin pun disambut oleh lintas komisi diruang komisi III DPRD Luwu Timur
yang dipimpin ketua komisi III, Andi Baharuddin.

Dihadapan para legislator, Erwin curhat dan mengaku kalau proses lelang
di ULP tidak sesuai prosedur sebagaimana yang diatur dalam Perpres nomor
54 tahun 2010 tentang PBJP beserta perubahannya.

“Proses lelang terkesan tidak profesional, hal ini terlihat dari hasil
evaluasi pelelangan yang dilaksanakan Pokja ULP pada portal LPSE,”
ungkapnya.

Menurutnya, evaluasi administrasi terhadap peserta lelang terkesan
digunakan sebagai sarana menggugurkan penawaran peserta lelang karena
hal-hal yang bersifat tidak substansial.

“Pada evaluasi teknis, Pokja ULP hanya menjadikan evaluasi teknis
seperti pisau yang berguna sebagai “alat bunuh” untuk peserta yang tidak
diharapkan menjadi pemenang,” ungkapnya.

Menanggapi itu, ketua komisi III DPRD Luwu Timur, Andi Baharuddin
berjanji akan menindaklanjuti aduan tersebut. Menurutnya, pihaknya juga
akan mengagendakan untuk memanggil Pokja dan ULP.

“Setelah Pokja dan ULP didengarkan pendapatnya, maka pihak rekanan dan
ULP akan dipertemukan kemudian, terima kasih atas aduannya, kami akan
menindaklanjuti,” ungkap Baharuddin.

sumber : luwuraya(dot)com

Tinggalkan Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here